Tamparan yang cukup keras saya dapatkan malam ini, tamparan yang harusnya bisa menyadarkan saya kalaulah janganlah lagi percaya apa yang diteriakkan euforia, apa yang tertulis di timeline twitter atau mungkin review di multiply. Transformers…Michael Bay..jelas tidak akan menjanjikan apa-apa, pikiran ini sudah saya tanamkan dalam-dalam. Ekspektasi sudah saya rendahkan, bahkan mungkin sudah saya hilangkan. “Satu jam terakhir yang keren”, kalimat yang muncul berbagai versi susunan kata ini banyak terdengar oleh saya blakangan ini, jadi hanya berdasar kalimat itulah saya menonton film ini. Bagian yang katanya aksi abis-abisan penuh ledakan dan menggetarkan isi bioskop. Blah, tepu.

Apollo 13 ternyata membawa misi tersembunyi ke bulan sana, menyelidiki jatuhnya benda asing di sana yang ternyata adalah kapal daripada pengungsi Cybertronian yang bernama Ark. Rahasia ini tersimpan rapi sampai akhirnya musti dibuka lagi karna Decepticon diketahui mengincar reruntuhan kapal itu yang ternyata berisi Sentinel Prime dan 5 pilar yang katanya bisa menjadi alat teleportasi bla bla bla bla… Megatron masih idup ternyata, sedikit demi sedikit mengumpulkan kekuatan perang.

Sam Witwicky pengangguran, tak bisa pamer kalau dia pernah nyelamatin bumi, namun bisa pamer punya pacar seamboy Carly, pantatnya mantap pas naik tangga itu, bohay. Ini cewe kerja di galeri mobil kepunyaan Dylan, bos perlente yang menang segala-galanya dibanding Sam, cemburulah dia, merasa tak guna. Read the rest of this entry »

Advertisements